Sekretariat INARAC sesuai dengan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru BPOM  mengalami perubahan, sehingga beberapa kajian risiko yang sudah dilakukan oleh Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan menjadi tanggung jawab Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan untuk finalisasi. Kajian risiko Salmonella pada Ayam Goreng telah dimulai sejak akhir tahun 2016 dan pada tahun 2018 ini merupakan pertemuan panel pakar Salmonella pertama agar laporan kajian risiko Salmonella pada Ayam Goreng dapat segera diselesaikan, selain beberapa pertemuan sebelumnya yang sifatnya teknis untuk mengelola data menggunakan software @Risk.

Pertemuan panel pakar dilakukan di Hotel Grand Savero Bogor, pada tanggal 28 Agustus 2018, dibuka oleh Dra. Sutanti Siti Namtini, Apt., Ph. D selaku Kepala Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan dan Koordinator Manajemen INARAC.  Pertemuan ini selanjutnya dipimpin oleh Ketua Panel Pakar Prof. Dr. Ratih Dewanti-Hariyadi dengan agenda pertemuan mereview dan diskusi mengenai draft laporan penyusunan kesimpulan dan rekomendasi. Anggota panel pakar yang hadir antara lain Prof. Dr. Harsi D. Kusumaningrum dari IPB, drh. Rr. Endang Ekowati dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan, Dr. Diana E. Waturangi dari Unika Atmajaya, Eva Nikastri, STP., MSi. dari Pusat Riset dan Kajian Obat dan Makanan BPOM, dan Irma Septiani, STP. dari BPOM.

Prof. Harsi memberikan masukan mengenai metode, yaitu acuan yang sudah tertulis adalah Codex (2007); sebaiknya diganti dengan Codex (2016) (pedoman kajian risiko versi terbaru). Prof. Winiati P. Rahayu hadir sebagai wakil dari Komite Ilmiah mengingatkan perlunya untuk publikasi laporan yang sudah selesai secepatnya setelah selesai. Keluaran dalam bentuk scientific opinion dan policy brief dan bentuk soft copy untuk promosi akan dikaji oleh komite ilmiah INARAC.

Hasil pertemuan panel pakar tersebut menunjukkan masih ada beberapa hal yang perlu direvisi dari draf laporan kajian risiko yang ada. Perhitungan yang sudah dipresentasikan sudah disetujui namun masih ada beberapa komponen perhitungan yang perlu diperbaiki. Perbaikan laporan diharapkan bisa diselesaikan secepatnya.

INARAC

(Indonesia Risk Assessment Center)

Alamat

Gedung Rempah Lt. 1 Badan Pengawas Obat dan Makanan Jl. Percetakan Negara No. 23, Jakarta Pusat 10560

Social Media

Visitor

  • Pengunjung Online : 3
  • Pengunjung Hari Ini : 7
  • Pengunjung Minggu Ini : 534
  • Total Pengunjung : 14224

Maps

Bagaimana pendapat Anda tentang tampilan dan konten website INARAC Indonesia Risk Assessment Center?